Inovasi Pengolahan Kotoran Ternak Menjadi Pupuk Organik Untuk Pertanian Modern oleh TIM II KKN UNDIP
Boyolali, Senin (5/8/2024) Mahasiswa Tim II KKN UNDIP Desa Pilangrejo, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali telah menyelesaikan program kerja Multidisiplin pemanfaatan kotoran ternak menjadi pupuk organik di Desa Pilangrejo.
Dilanjutkan dengan tahapan berupa mengundang semua warga RT 13 dan 14 Dukuh Plang di Desa Pilangrejo untuk menghadiri pelatihan pembuatan pupuk organik yang dilaksanakan di Rumah Bapak ketua RT 14, kemudian mempersiapkan beberapa bahan untuk pelatihan pembuatan pupuk dari kotoran ternak tersebut yang akan di olah menjadi pupuk organik dan juga pembuatan materi mengenai pengenalan pemanfaatan pupuk dari kotoran ternak juga prosedur atau langkah-langkah dalam pembuatannya. Persiapan yang dimaksud berupa; PPT materi dan juga brosur. Untuk bahan pupuk ; kotoran kambing, Em4, dan molase.
Pelaksanaan program kerja Multidisiplin Mahasiswa KKN Undip Tim II ini di dahului dengan pemaparan PPT “Pemanfaatan Kotoran Ternak Menjadi Bahan Pupuk Organik” di harapkan masyarakat Desa Pilangrejo khusunya Dukuh Plang memiliki literasi dan atau pemahaman mengenai apa saja yang perlu dan harus disiapkan dalam pemanfaatan limbah kotoran ternak menjadi pupuk organik di lingkup Dukuh Plang. Setelah itu di lanjutkan dengan praktik pembuatan pupuk organik.
Inovasi ini dilakukan mengingat pupuk organik telah menjadi solusi populer dalam dunia pertanian modern. Selain ramah lingkungan, pupuk organik dinilai memiliki potensi besar dalam meningkatkan kualitas tanah dan hasil pertanian. Sementara pertanian konvensional seringkali menggunakan pupuk kimia yang mengakibatkan menguras kesuburan tanah. Pupuk organik yang dihasilkannya pun mampu meningkatkan struktur tanah, mempertahankan kelembaban, serta menyediakan nutrisi penting tanpa menimbulkan dampak negatif jangka panjang.